jump to navigation

Kejutan Kembali Terjadi di Piala Dunia 2014 Group B, Chile Mengubur Impian Spain, Akhir Dominasi La Furia Roja Juni 19, 2014

Posted by The Green Blog in Football.
Tags: , , , , , , ,
trackback

18-chile-1-hottest-fans-2014-fifa-world-cup

Tim nasional Chile mampu menaklukkan juara bertahan saat melakoni laga lanjutan Grup B Piala Dunia. Hasil itu disebut oleh pelatih La Roja Jorge Sampaoli sebagai kemenangan yang tak terlupakan.

Chile dan Spanyol mempunyai misi masing-masing saat melakoni pertandingan di Maracana Stadium, Kamis (19/6/2014) dinihari WIB. Arturo Vidal dkk. butuh tambahan tiga angka untuk lolos ke babak 16 besar, sementara angka penuh diperlukan Spanyol untuk menjaga kans.

Pada prosesnya, Chile akhirnya berhasil menundukkan Spanyol dua gol tanpa balas. Eduardo Vargas dan Charles Aranguiz menjadi pencetak golnya.

Chile sukses menemani Belanda melaju ke babak 16 besar, sekaligus mengantarkan Spanyol harus pulang lebih awal.

Atas raihan Chile itu, Sampaoli tak segan untuk melabeli anak-anak asuhnya sebagai tim kejutan di Piala Dunia.

“Tentu saja saya merasa bangga dan bangga dengan semua pemain. Saya tak tahu apakah ini merupakan kemenangan terbaik yang pernah kami alami, untuk saya ini kemenangan terbaik selalu laga berikutnya. Tapi, saya tak berpikir saya bakal pernah melupakan kemenangan ini,” tutur Sampaoli di Reuters.

“Kami bermain dengan cara yang berani dan Anda bisa mengatakan bawa kami merupakan tim kejutan dari turnamen ini,” imbuhnya.

Maracana Kembali Jadi ‘Kuburan’ La Furia Roja

Estadio Maracana memang bukan tempat yang bersahabat untuk timnas Spanyol setelah stadion legendaris di Brasil itu kembali jadi “kuburan” untuk tim asal Semenanjung Iberia itu.

Piala Dunia 1950 mengawali mimpi buruk Spanyol di stadion yang dulunya berkapasitas nyaris 200 ribu tempat duduk itu. Di sanalah ‘Tim Matador’ mendapatkan kekalahan terbesar sepanjang sejarah mereka di Piala Dunia.

Melawan tuan rumah Brasil, Spanyol kalah telak 1-6 dan akhirnya menuntaskan turnamen ini di posisi keempat yang jadi raihan terbaik di Piala Dunia, sebelum akhirnya jadi juara di 2010.

Selang 63 tahun kemudian, Spanyol kembali bermain di Maracana dalam partai puncak Piala Konfederasi. Lagi-lagi Brasil menciptakan mimpi buruk untuk mereka usai menang tiga gol tanpa balas yang mana partai itu disebut-sebut sebagai awal berakhirnya era Spanyol di sepakbola.

Di Piala Dunia kali ini, Spanyol kembali merasakan aura seram dari Maracana saat memainkan laga ‘hidup-mati’ melawan Chile dalam lanjutan pertandingan fase grup.

Butuh kemenangan agar menjaga peluang lolos dari grup, La Furia Roja tampil buruk dan akhirnya tersingkir dari Piala Dunia usai takluk 0-2 dari La Roja.

Mereka pun jadi juara dunia keempat yang tersingkir di fase grup usai Brasil (1966), Prancis (2002), dan Italia (2010).

Maracana memang bak ‘kuburan’ untuk Spanyol, tempat yang akhirnya mengubur impian mereka mempertahankan trofi Piala Dunia.

Akhir Dominasi La Furia Roja

Dalam sekitar enam tahun terakhir Spanyol begitu mendominasi sepakbola dunia. Setelah berturut-turut memenangi dua Piala Eropa dan sekali jadi kampiun Piala Dunia, keperkasaan La Furia Roja runtuh di Brasil 2014.

Era Spanyol menguasai sepakbola dunia dimulai tahun 2008. Momennya adalah Piala Eropa yang digelar bersama oleh Swiss dan Austria.

Menjadi kampiun di turneman itu, Spanyol tampil sangat meyakinkan. Di fase grup mereka meraih hasil 100% kemenangan masing-masing atas Rusia (4-1), Swedia (2-1) dam Yunani (2-1). Di fase knock out Tim Matador’ juga sukses mendepak Italia dengan 4-2 lewat adu penalti dan mengandaskan Rusia 3-1.

Menghadapi Jerman di final, Fernando Torres dkk meraih kemenangan tipis 1-0.

Keperkasaan Spanyol di Piala Eropa berlanjut di Piala Dunia 2010. Meski pada laga pertama dapat kejutan pahit karena dikalahkan Swiss 0-1, skuat besutan Vicente del Bosque bisa bangkit dan memenangi dua laga berikutnya dengan Honduras dan Chile.

Pada tiga laga fase gugur, Spanyol cuma meraih kemenangan tipis 1-0 masing-masing atas Portugal, Paraguay dan Jerman. Keunggulan dengan skor tipis juga didapat saat bertemu Belanda di partai puncak. Untuk kali pertama sepanjang sejarah, Spanyol jadi juara Piala Dunia.

Kembali ke Piala Eropa 2012, Spanyol ternyata masih sakti. Lolos dari fase grup sebagai pemuncak klasemen dengan meraih dua kemenangan dan sekali imbang, Spanyol lantas menundukkan Prancis dengan 2-0 di delapan besar serta menang adu penalti atas Portugal di semifinal.

Kembali berhadapan dengan Italia di final, Spanyol meraih kemenangan mutlak 4-0. Ini menjadi gelar ketiga Spanyol di Piala Eropa.

Tanda-tanda akan berakhirnya dominasi Spanyol mungkin sudah terlihat sejak setahun lalu. Meski berhasil lolos ke final Piala Konfederasi, yang juga digelar di Brasil, Spanyol kalah telak dengan skor 0-3 atas tuan rumah.

Era dominasi Spanyol yang dimulai sejak 2008 itu akhirnya tuntas di Brasil. La Furia Roja dapat hasil yang sangat mengecewakan di Piala Dunia 2014. Skuat besutan Vicente Del Bosque menjadi juara bertahan keempat yang langsung out di fase grup, menyusul Brasil di 1699, Prancis di 2002 dan Italia di 2010.

Bukan cuma tersingkir, Spanyol menjalani turnamen yang buruk di Brasil. Mereka menjadi juara bertahan pertama yang menelan dua kekalahan di laga pertama Piala Dunia. Di dua laga itu Spanyol kemasukan tujuh kali, dan cuma bikin satu gol – itupun melalui ekskusi penalti.

Sumber: Detik

Komentar»

1. Pertandingan Pilihan dan Jadwal Lengkap Pertandingan Babak Penyisihan Group Piala Dunia 2014 | The Green Blog - Juni 19, 2014

[…] : 05.00 18 Jun : Australia vs Holland : 23.00 19 Jun : Spain vs Chile : 02.00 *related article (click here) 23 Jun : Australia vs Spain :23.00 23 Jun : Holland vs Chile : […]

2. orong-orong - Juni 19, 2014

kasihan

Irfan Desyadi Azis - Juni 19, 2014

Adios Spain…

orong-orong - Juni 19, 2014

ciao


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: