jump to navigation

Tips Melakukan Test Drive Juli 23, 2014

Posted by The Green Blog in Car.
Tags: ,
trackback

092859_testdrive

Mas bro sedang ingin membeli mobil baru? Atau ingin memiliki mobil yang baru pertama kali Mas bro lihat? Sebelum membelinya, tentu Mas bro ingin mencobanya dulu, dan di bawah ini adalah tips yang dapat Mas bro lakukan ketika ingin melakukan test drive.

Tentu saja Mas bro tidak bisa datang ke tempat penjualan mobil dengan tangan kosong. Sebelumnya tentukan dulu pilihan mobil apa saja yang ingin dicoba, lalu riset mengenai kelebihan dan kekurangan tiap mobil tersebut.

Kemudian, setelah mencoba tiap mobil, catat dan ingat baik-baik hal apa saja yang menjadi kekurangan dan kelebihan tiap mobil.

Kemudian, tentukan batas maksimal jumlah uang yang ingin Mas bro keluarkan untuk membeli mobil, baik itu mobil baru maupun mobil bekas.

Jangan pernah mencoba mobil yang harganya 5% lebih tinggi dari limit bujet Mas bro. Bawa bukti asuransi jiwa atau asuransi kendaraan jika punya untuk melindungi Mas bro jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan ketika melakukan test drive.

Sekarang Mas bro sudah siap untuk melakukan test drive. Berikut ini adalah faktor penting yang perlu Mas bro lakukan untuk mendapatkan pengalaman terbaik dan untuk menentukan mobil mana yang cocok dengan Mas bro.

1. Pastikan Mas bro muat

092932_test

Tidak semua mobil dibuat cocok untuk semua orang. Dari dalam mobil, Mas bro harus dapat melihat lampu lalu-lintas dengan jelas dengan posisi duduk yang tepat pula; Mas bro juga harus dapat memegang kemudi mobil secara nyaman dalam jangka waktu yang lama; Mas bro harus dapat melihat ke belakang tanpa terhalang sesuatu; pastikan juga ruang kaki di kursi pengemudi cukup luang untuk Mas bro yang memiliki kaki panjang.

2. Kursi

Kursi juga harus dapat membuat Mas bro nyaman duduk dalam jangka waktu lama, baik dari sandaran punggung, sandaran kepala, maupun dudukannya.

Sandaran kepala sebaiknya tidak mendorong kepala Mas bro terlalu ke depan atau memaksa Mas bro untuk mengemudi dalam posisi menunduk.

Duduklah di kursi depan, kemudian atur kursi maju-mundur untuk mendapatkan posisi nyaman. Kemudian Mas bro pindah ke kursi di belakangnya, cek apakah masih ada ruang kaki tersedia untuk ukuran manusia dewasa?

3. Jenis mobil

Cobalah mobil yang sedikit mirip dengan mobil yang Mas bro inginkan.

Jika Mas bro menginginkan mobil SUV, jangan mau jika dipaksa untuk mencoba mobil sedan, atau jika Mas bro menginginkan mobil dengan transmisi manual, jangan mencoba mobil dengan transmisi otomatis.

Walaupun bentuk mobilnya sama, nama juga sama, tapi beberapa mobil dapat dikemudikan berbeda-beda.

Jangan biarkan petugas sales memaksa Mas bro untuk mencoba mobil yang tidak Mas bro suka.

Mas bro memiliki uang, berarti Mas bro adalah bosnya. Membuang-buang waktu untuk mobil yang tidak akan Mas bro beli hanya mengganggu proses pemilihan mobil.

4. Mengemudi dalam jarak yang jauh

Bahkan, kalau memungkinkan, test drive mobil yang Mas bro inginkan semalamam.

Jika hanya mengetes selama 20 menit berkeliling showroom, Mas bro mungkin tidak akan menemukan hal-hal ganjil yang ada di mobil tersebut.

5. Mengemudi di jalan tol

093255_outlander

Bawalah mobil ke jalan tol untuk mengetes kondisi mobil ketika dikendarai dalam kecepatan tinggi serta untuk mengecek akselerasinya.

Apakah mobil tersebut berakselerasi dengan cukup cepat? Apakah nyaman ketika dikendarai dalam kecepatan tinggi?

6. Parkir parallel

093406_parkir

Cobalah untuk memarkir kendaraan paralel, baik itu menghadap ke luar maupun menghadap ke dalam.

Bagaimana jarak pandangnya? Bagaimana manuver mobilnya? Apakah ada alat bantu untuk parkir kendaraan, seperti sensor atau kamera?

Seberapa sempit tempat parkir atau garasi di rumah Mas bro? Apakah Mas bro membutuhkan area yang lebar untuk memasukkan mobil?

7. Mobil bekas

Jika Mas bro ingin mengetes mobil bekas, tips-tips berikut ini dapat membantu Mas bro untuk menemukan mobil yang tepat untuk Mas bro—juga harga untuk reparasi kendaraan.

Buka kap mesin, dan lihat apakah ada tanda kebocoran (noda di atap kap, minyak atau oli yang ada di sekitar mesin atau komponen di sekitarnya). Jika ternyata bagian mesin baru saja dibersihkan, nyalakan mesin mobil sambil dibuka kap mesinnya selama beberapa menit. Lihatlah ke bagian bawah mobil, apakah ada tetesan oli atau minyak, tapi jangan sampai tertukar dengan tetesan air AC.

Cek pipa knalpot, apakah berwarna hitam/cokelat dan kering? Jika ya, berarti bagus.

Sedikit beroli? Hal itu mungkin mengindikasikan ada masalah pada mesin mobil. Berair? Mungkin hanya kondensasi, tapi jika airnya sangat banyak ada kemungkinan sesuatu yang salah pada komponen mesinnya.

Perhatikan knalpot ketika menyalakan mobil. Apakah mengembuskan sedikit asap putih atau biru? Asap hitam? Apakah asapnya bersih? Asap yang keluar dari knalpot ketika mesin dihidupkan biasanya tidak berbahaya, tapi juga bisa berarti ada masalah pada mesin mobil. Penjelasan lebih lanjut mengenai warna asap knalpot (klik disini).

Coba kendarai mobil di jalan tol, perhatikan apakah ada bunyi-bunyi yang keluar ketika dikendarai dalam kecepatan tinggi? Cek juga getaran kendaraan, tenaga, dan kenyamanannya.

Jangan ragu untuk kembali lagi dengan membawa mekanik sendiri untuk mengetes mobil. Mekanik yang Mas bro percayai tentu akan memberikan pandangannya dengan jelas dan jujur.

Semoga bermanfaat.

Sumber: Detik

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: