jump to navigation

Virus Ebola Sangat Mematikan Agustus 7, 2014

Posted by The Green Blog in Health.
Tags: , ,
trackback

170231_asierraleone_reuters

Senin kemarin tepatnya tanggal 4 Agustus 2014 seluruh karyawan di seluruh dunia di tempat TGB bekerja mendapat email dari corporate admin mengenai travel warning ke beberapa negara di Africa gara-gara virus Ebola yang mewabah disana. Awlnya sich TGB gak peduli tapi lama-lama mulai mikir kok perusahaan sampai membroadcast travel warning gara-gara virus Ebola pasti ada sesuatu yang besar yang harus diketahui dan diantisipasi. oleh karena itu TGB mulai cari-cari informasi mengenai virus tersebut dan gak ada salahnya TGB bagikan ke orang lain agar waspada dengan virus tersebut.

Apa itu virus Ebola dan Bagaimana Penyebarannya?

183221_ebola

Lebih dari 800 warga Afrika Barat meninggal karena virus Ebola. Tapi, apakah virus Ebola itu dan bagaimana virus mematikan ini menyebar?

Pertama kali ditemukan pada 1976, virus ini telah beberapa kali menyebar di beberapa bagian di Afrika membunuh ribuan orang. Dikutip dari ABC Australia pada Senin (4/08/2014), belum ada vaksin yang dapat menyembuhkan penyakit ini.

Selain itu, penyebaran yang cepat membuat penyakit ini menjadi salah satu wabah yang paling menakutkan di dunia. Ada lima spesies virus Ebola: Zaire, Sudan, Tai Forest, Bundibugyo, dan Reston. Spesies Zaire memicu salah satu wabah yang paling mematikan dan tingkat kefatalannya bisa mencapai 90%.

Bagaimana penyebaran virus Ebola? Manusia dapat tertular virusnya dari binatang lewat kontak langsung yang dilakukan dengan darah binatang yang terinfeksi, kotoran, atau cairan lain yang keluar dari tubuh. Selain itu, WHO juga mencatat bahwa pengobatan tradisional dan paktik penguburan di wilayah pedesaan menjadi faktor dari penyebaran penyakit ini.

Lalu bagaimana cara agar tidak tertular wabah ini? “Memakai sabun, sarung tangan, isolasi pasian, dan tidak menggunakan lagi alat yang sudah dipakai oleh pasien. Ini sangat memudahkan virus menyebar,” ujar dr Peter Piot, peneliti yang pertama kali mengidentifikasi virus Ebola pada tahun 1976.

Masih banyak yang menyangsikan penanganan Virus Ebola. Hal ini disebabkan tidak tersedianya infrastruktur kesehatan di Afrika Barat. Penanganan virus Ebola pun menjadi tidak maksimal karena beberapa faktor. Di antaranya kemiskinan yang membuat mereka ketakutan dan melakukan penolakan, tidak percayanya penduduk pada pemerintah, dan kepercayaan terhadap sihir yang kuat pada kehidupan sehari-hari.

Cek darah yang dilakukan untuk mengetes virus Ebola sering sulit dilakukan di daerah yang kuat kepercayaan dan kebudayaannya. Di Liberia misalnya, beberapa kelompok percaya bahwa virus ini adalah hoax dan tim medis dikirim untuk membunuh mereka

Sementara Guinea, dokter dari Medicines Sans Frontiers (MSF) dan tim medis diserang oleh penduduk yang percaya bahwa tim kesehatan tersebut yang membawa virus Ebola ke negara mereka. Saat ini pemerintah melakukan tindakan tegas. Presiden Liberia memenjarakan siapa saja yang berusaha menyembunyikan pasien yang diduga terinfeksi virus Ebola.

“Tidak adanya kordinasi dari pihak internasional untuk menanganinya dapat membuat dampak yang semakin buruk,” ujar pakar pemerintahan Afrika, Kim Yi Dionne.

Tapi, saat ini pihak yang sudah terlibat dalam penanganan Ebola cukup banyak di antaranya kementerian kesehatan dari Liberia, Guinea, dan Sierra Leone, serta WHO, MSF, dan UNICEF.

3 Hal yang membuat Virus Ebola Sangat Mematikan

Wabah virus Ebola yang mengancam Afrika Barat telah menjadi perhatian seluruh warga dunia. Berdasarkan data dari WHO, virus ini telah membunuh sekitar 729 warga Afrika. Kabar terakhir pun menyatakan bahwa virus ini sudah menyerang warga Amerika Serikat.

Tidak adanya vaksin pencegah penyakit ini dan cepatnya penyebaran membuat Ebola menjadi salah satu dari penyakit yang mematikan di dunia.

Gejala awal virus ebola menyerang adalah pasien akan merasakan demam tinggi, lemas, nyeri otot, dan sakit kepala. Gejalanya sama seperti penyakit malaria dan penyakit endemik di Afrika Barat.

Lalu bagaimana virus Ebola bekerja dalam Tubuh? Berikut ini ulasan tentang bagaimana virus ebola bekerja dalam tubuh, dikutip dari ABC Australia, Senin (4/08/2014).

1. Menggumpalkan darah

183241_darah

Penyakit Ebola ditularkan melalui kontak langsung dengan darah, seksresi, atau lendir dalam tubuh yang terinfeksi virus ini. Saat berada dalam tubuh, virus tersebut akan mulai untuk meniru sel induk lalu sel tersebut akan dimakan sebelum menyebar ke sel yang lain.

Virus tersebut akan menyebabkan gumpalan kecil pada aliran darah pasien yang terinfeksi dan memperlambat peredaran darah. Gumpalan darah ini akan terhambat di pembuluh darah dekat kulit dan sekitar organ yang menyebabkan jaringan sel mati.

2. Menyerang sel lain

183301_amuba

Salah satu alasan mengapa Ebola sangat mematikan adalah sekali terserang pada aliran darah maka akan berakibat pada sel-sel tubuh yang lain.

Virus tersebut akan bereaksi dengan kolagen yang bentuknya menghubungkan jaringan otot dan organ lain bersamaan. Saat menyebar, virus tersebut akan menyerang hati, ginjal, otak, usus, dan mata.

3. Menyebabkan perdarahan

183326_darah4

Perdarahan adalah salah satu dari tanda yang paling mudah diketahui, dan membuat penanganan dari virus ini semakin bermasalah. Beberapa tenaga medis yang merawat pasien terinfeksi pun telah meninggal karena wabah ini.

Pada tahap akhir dari gejala ini adalah perdarahan internal dan eksternal pada organ tubuh dan pembuluh darah yang mulai rusak. Perdarahan dapat terjadi di dalam jantung, bekas luka, dan mukosa membran (seperti mata).

Walaupun bergantung pada tingkat keganasan virus, tapi hampir 90% pasien biasanya meninggal karena gagal ginjal, kehabisan darah, dan shock hanya dalam beberapa hari saat terserang penyakit ini.

Semoga Bermanfaat

Sumber: Detik

Komentar»

1. fncounter - Agustus 7, 2014

Nice info… ngeri

Irfan Desyadi Azis - Agustus 7, 2014

Senangnya berbagi om… waspadalah…

2. Perusahaan Media Terbesar di Indonesia - Agustus 8, 2014

Ini nih virus yang lagi mau nyari ketenaran. Ngeri ah bisa bikin orang mati.

Kita doa aja lah biar nih virus gak akan pernah ke Indonesia

Irfan Desyadi Azis - Agustus 8, 2014

Amin… semoga pemerintah indonesia bisa mengantisipasinya…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: