jump to navigation

Tips Mengamankan Anak Kecil Ketika Berkendara Agustus 13, 2014

Posted by The Green Blog in Car.
Tags: , , ,
trackback

Bagi keluarga yang memiliki anak kecil, sudah barang tentu anak mas bro juga akan dibawa ketika bepergian menggunakan mobil, baik itu untuk berlibur maupun ketika ke pusat perbelanjaan.

Namun, mayoritas pengguna mobil di Indonesia tidak begitu memedulikan keamanan anak kecil yang dibawa di dalam kendaraan.

Untuk bayi, kebanyakan hanya dipangku orangtuanya atau oleh pengasuhnya. Untuk yang sudah berusia di atas empat tahun, kebanyakan hanya dilindungi sabuk pengaman.

Kenyataannya, anak kecil adalah yang paling rentan mengalami luka-luka apabila terjadi kecelakaan. Selain karena belum bisa menjaga diri sendiri, juga karena keadaan tubuhnya yang lemah.

Sabuk pengaman dan kantong udara saja tidak cukup untuk mengamankan anak kecil. Salah satu hal lain yang perlu mas bro tambahkan adalah keberadaan kursi khusus untuk anak kecil. Berikut ini adalah tips untuk menggunakan kursi khusus untuk anak kecil.

1. Memilih kursi

101532_fordcarseat

Pilihlah kursi untuk anak mas bro yang sesuai dengan usia dan ukuran anak mas bro.

Selain itu, juga pilih kursi yang cocok untuk kendaraan mas bro.

Jika memang mas bro akan sering bepergian dengan anak mas bro, tinggalkan saja kursi itu terpasang di mobil mas bro.

2. Pemasangan kursi

101820_volvocarseat

Jangan memasang kursi khusus ini dengan secara asal dan menduga-duga. Ikuti instruksi pemasangan kursi khusus ini menurut keterangan yang diberikan.

Baca juga manual dari kendaraan mas bro untuk memasang kursi bayi menggunakan sistem sabuk pengaman maupun sistem LATCH (Lower Anchors and Tethers for Children).

Perhatikan juga batasan berat dan tinggi yang dibolehkan dari mobil mas bro.

3. Gunakan kursi khusus selama mungkin

102006_volvocarseat1

Maksimalkan penggunaan kursi khusus anak-anak ini selama mungkin ketika berada di dalam mobil.

Jika posisi anak mas bro pas dengan kursi dan terpasang dengan benar, maka keamanan anak mas bro lebih tinggi.

Bahkan, para ahli keselamatan berkendara menyatakan bahwa sebaiknya anak berusia di bawah 12 tahun harus tetap menggunakan kursi khusus ini.

4. Pedoman usia

102152_vauxhallcarseat

Gunakan panduan keamanan pemakaian kursi anak-anak ini berdasarkan umur:

  • 0-12 bulan. Semua anak berusia di bawah satu tahun harus selalu menggunakan kursi khusus ini. Kursi khusus bayi ini diletakkan dengan posisi menghadap ke belakang mobil. Kursi khusus ini dilengkapi dengan tali harness untuk mengamankan bayi mas bro jika terjadi benturan, terutama di bagian leher.
  • 1-3 tahun. Salah satu cara terbaik untuk mengamankan anak mas bro adalah dengan menggunakan kursi yang menghadap belakang selama mungkin. Gunakan kursi ini hingga sang anak melebihi batasan berat badan dan tinggi yang diperbolehkan kursi ini. Ketika sang anak sudah melebihi batasan tersebut, sudah saatnya anak mas bro untuk menggunakan kursi yang menghadap depan.
  • 4-7 tahun. Anak dengan umur empat hingga tujuh tahun mulai menggunakan kursi yang menghadap depan. Jika sang anak sudah melebihi batasan berat badan dan tinggi yang diperbolehkan oleh kursi tersebut, sudah saatnya untuk beralih ke booster seat. Namun, booster seat tetap harus diletakkan di kursi belakang. Booster seat diletakkan sedemikian rupa sehingga sabuk pengaman kendaraan terpasang tepat di bagian tubuh terkuat dari anak mas bro.
  • 8-12 tahun. Gunakan booster seat hingga anak mas bro cukup besar untuk langsung menggunakan sabuk pengaman. Penggunaan sabuk pengaman dengan tepat maksudnya adalah tali bagian bawah melintang di bagian pinggang, bukan di perut. Lalu, tali sabuk pengaman diagonal melintang tepat dari pundak dan melewati dada, bukan melintang di leher maupun muka.

Semoga bermanfaat

Sumber: Detik

Komentar»

1. fncounter - Agustus 13, 2014

Mobil lebih baik untuk si kecil

The Green Blog - Agustus 13, 2014

iya om… motor buat bapaknya aja… tapi tetep safety riding ya…

fncounter - Agustus 13, 2014

Like this…. ngeri kalo lihat mudik si anak dicepitin di tengah…. berapa ton polusi udara dihirup si kecil tuh

The Green Blog - Agustus 13, 2014

kasihan anaknya ya om….ūüė¶


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: