jump to navigation

Manfaat Engine Flush dan Waktu yang Tepat Untuk Menggunakannya September 26, 2014

Posted by The Green Blog in Car.
Tags:
trackback

Engine Flush 1

Setiap kita ganti oli mobil beserta filternya biasanya mekanik tempat kita mengganti oli suka menawarkan apakah mau menggunakan engine flush atau tidak.

Gak sekalian pakai engine flush untuk membersihkan kerak pada ruang mesin Oom?

Nah di tembak seperti itu kadang sebagai konsumen suka bingung. Dan si mekanik kadang suka memanfaatkan kepanikan konsumen. Saat-saat seperti itu, ada yang meng-iyakan dan ada juga yang menolak.

Apa sich manfaat engine flush?

Sebenernya kegunaan engine flush itu jelas bagus, TGB pun suka pake kok hanya saja ada waktu-waktu yang tepat kapan kita harus menggunakannya.

Engine Flush 2

Manfaat engine flush antara lain adalah:

  1. Membersihkan kerak pada ruang mesin.
  2. Membuat oli baru bekerja lebih maksimal.
  3. Menjaga kehalusan suara mesin.
  4. Meningkatkan daya tahan mesin.
  5. Menjaga kompresi mesin.
  6. Aman terhadap seal dan gasket mesin.
  7. Cocok dipergunakan untuk kendaraan modern.
  8. Dipergunakan untuk mesin bensin dan diesel.
  9. Direkomendasikan pada kilometer penggantian filter oli.

Nah sekarang kapan waktu yang tepat untuk menggunakannya?

Kalau pengalaman TGB biasanya menggunakan engine flush setiap service berkala kelipatan 20.000 km. Kalau mau gampang ingetnya, setiap dua kali ganti filter oli.

Contoh:

  • 5.000 km = ganti oli
  • 10.000 km = ganti oli + ganti filter oli
  • 15.000 km = ganti oli
  • 20.000 km = engine flush + ganti oli + ganti filter oli.
  • dan seterusnya.

Selain berpatokan service berkala kelipatan 20.000 km, TGB juga punya pengalaman menggunakan engine flush saat meng-upgrade kekentalan (viskositas) oli dari SAE 10W-40 ke SAE 10W-30.

Kalau menurut TGB ini hukumnya wajib karena dengan spesifikasi oli yang berbeda kita harapkan oli yang lama akan terbuang habis dengan engine flush sehingga oli baru dengan spesifikasi yang lebih baik akan bekerja lebih maksimal karena tidak ada campur tangan dari oli yang lama di dalam ruang mesin.

Bagaimana cara menggunakannya?

Kalau Mas bro ke bangkel ya gampang tinggal montir yang ngerjain. Nah kalau ngerjain sendiri di rumah juga gampang sie asal alat-alatnya lengkap semua bisa dikerjain sendiri.

  • Masukkan 1 botol/kaleng engine flush ke dalam mesin sebelum mengganti oli.
  • Hidupkan mesin stationer selama lebih kurang 15 menit.
  • Buang oli sewaktu mesin masih panas.
  • Lepas filter oli yang lama.
  • Pasang filter oli yang baru.
  • Masukkan oli baru.

Beres deh… mudah khan… selamat mencoba… hanya sharing pengalaman.

Semoga bermanfaat.

Catatan: Mas bro bebas memilih merk engine flush yang beredar dipasaran gak usah terpatok dengan gambar diatas. Gambar diatas TGB ambil saat TGB ganti oli di bengkel.

Top Posts:

Komentar»

1. mul - September 26, 2014

klo merk yg itu…siip banget…, oh..ya itu cairan di campur/dimasukkan dulu (dgn oli lama-kondisi blm ganti oli) ?? …

The Green Blog - September 26, 2014

benar om mul. saat oli lama masih di dalam mesin masukkan engine flush. nyalakan mesin 15 menit. trus buang semua oli lama yang sudah bercampur engine flush dan filter2nya. jadi nanti hanya filter baru dan oli baru yang berada di dalam mesin.

2. KLX Adventure - September 26, 2014

Informasi yang berguna kang

=============

Pilih-pilih Pannier Box Murah Buatan Lokal untuk Adventure http://klxadventure.com/2014/09/25/pilah-pilih-pannier-box-murah-buatan-lokal-untuk-adventure/

The Green Blog - September 26, 2014

senangnya berbagi kang…

3. densur - September 26, 2014

Kang Bro,

kalo untuk mesin motor bisa juga yah? baiknyah pake product apah, Kang?

The Green Blog - September 26, 2014

om densur, kalau motor saya gak punya pengalaman jadi gak bisa kasih saran. tapi logiknaya sama saja khan mesin-mesin juga. tapi sebaiknya di konsultasikan ke mekanik motor saja bro…

Aripcage - Maret 17, 2015

Saran saya jangan gunakan engine flush untuk motor bertipe wet-cluthc (kopling basah). Seperti motor bebek dan motor laki. Tapi untuk motor matic yang menggunakan dry-clutch silahkan saja. Soalnya mobil pake kopling yang misah dengan mesinya sendiri. Alhasil koplingnya ga kerendem oli mesin itu sendiri. bedalah kalo oli motor bebek n laki, pasti koplingnya basah soalnya posisi ada di blok mesin.

The Green Blog - Maret 23, 2015

makasih masukannya gan….

4. sijidewe - September 26, 2014
The Green Blog - September 26, 2014

iya tapi carbon cleaner buat bersihin ruang bakar. sementara engine flush untuk bersih ruang mesin.

5. monkeymotoblog - September 26, 2014

pengen njajalin

Test Ride dan Review BMW K1300R By MMBlog!
http://monkeymotoblog.com/2014/09/26/test-ride-review-bmw-k1300r-mmblogs-dream-bike-d/

The Green Blog - September 26, 2014

monggo mas…

6. shop&drive - September 26, 2014

terima kasih mas atas artikelnya. (salam dari mekanik Shop&Drive)

The Green Blog - September 26, 2014

Oalah… ada artikel satu lagi tentang S&D nanti malam ya… check it out!

7. Biaya Perawatan Berkala 65.000-km Honda City Tahun 2007 | The Green Blog - September 26, 2014

[…] untung udah tau kapan waktu yang tepat untuk menggunakan engine flush (klik disini) kalau enggak ya bisa bisa di iya kan aja […]

8. hendry24 - September 26, 2014

nice share masbro, bermanfaat banget nih buat saya, hihii😀

The Green Blog - September 26, 2014

senangnya berbagi bro…

9. Anonim - Mei 12, 2015

kalo untuk kawasaki ninja rr ni habis ganti waterpum masih tetap juga oli baknya kecampur air apa bisa dibershen pake engine in?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: