jump to navigation

Jenis-jenis Roda Penggerak Mobil Serta Kelebihannya November 6, 2014

Posted by The Green Blog in Car.
Tags: , , , ,
trackback

Wheel drive

Beberapa pembeli mobil masih bingung apakah akan membeli mobil dengan sistem penggerak roda belakang, roda depan, atau justru empat roda penggerak.

Saat ini ada empat jenis sistem penggerak mobil, yakni rear-wheel drive, front-wheel drive, four-wheel drive, dan all-wheel drive. Tiap jenis penggerak tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Berikut ini adalah penjelasannya.

1. Rear-Wheel Drive

Rear-Wheel Drive

Dengan sistem rear-wheel drive, berarti hanya roda belakang yang menggerakkan mobil. Jenis penggerak ini merupakan yang paling banyak digunakan di seluruh mobil, sebab ini mudah dibuat, sederhana, sangat kuat, dan dapat diandalkan.

Dengan sistem penggerak ini, ban belakang memberikan tenaga penggerak, sedangkan ban depan yang mengarahkan kemudi. Jadi, terdapat pembagian sistem kerja.

Banyak sekali keuntungan yang diberikan oleh sistem penggerak roda belakang ini.

Mayoritas truk dan kendaraan berat menggunakan sistem penggerak roda belakang, sebab memberikan daya tahan yang sangat kuat. Untuk kendaraan penumpang, sistem penggerak roda belakang memberikan kemampuan baik untuk menangani tenaga mesin yang sangat tinggi.

Misalnya, mobil mewah dan mobil balap seperti di Formula 1 biasanya menggunakan sistem penggerak roda belakang. Keuntungan utama dari sistem penggerak roda belakang ini adalah transfer berat mobil menyebabkan traksi meningkat bersamaan dengan akselerasi.

Dengan kata lain, semakin tinggi akselerasi, semakin banyak beban yang dipindahkan ke ban belakang dan semakin banyak terjadi sehingga meningkatkan akselerasi mobil.

Keuntungan lain dari sistem penggerak roda belakang ini adalah distribusi beban yang merata dari bagian depan mobil hingga belakang, artinya setiap ban mobil menopang beban yang sama. Hal itu memberikan keuntungan ketika mobil sedang melahap tikungan atau ketika mengerem karena bebannya dibagi rata kepada empat ban mobil.

2. Front-wheel drive

Front-wheel drive

Mayoritas mobil sedan terbaru, serta yang berharga agak murah dan memiliki tenaga mesin tidak terlalu besar, menggunakan tenaga penggerak roda depan. Ada dua keuntungan utama menggunakan tenaga penggerak roda depan, yakni lebih irit bahan bakar dan meningkatkan efisiensi ruang.

Dengan mesin dan roda penggerak berkumpul di bagian depan mobil, bagian tengah dan belakang mobil pun menjadi agak lebih ringan. Selain itu, “menumpuknya” mesin di bagian depan mobil juga menyediakan ruang yang lebih banyak di mobil. Karena itulah, sebagian besar minivan menggunakan tenaga penggerak roda depan.

Mobil dengan penggerak roda depan juga memberikan keuntungan ketika berkendara di jalanan yang licin, seperti ketika hujan atau salju, sebab roda penggerak juga merupakan roda yang mengendalikan arah kemudi sehingga menurunkan risiko mobil selip.

Selain itu, roda penggerak depan juga memberikan stabilitas sehingga mobil tetap dapat melaju lurus ketika melaju kencang di jalan tol disertai angin.

Kerugian dari sistem penggerak roda depan adalah roda depan dan rem depan akan lebih cepat diganti dibandingkan roda belakang. Sebab, dengan menggunakan penggerak roda depan, beban mobil tidak terdistribusi secara merata sehingga ketika akan berakselerasi maupun ketika mengerem, semua beban akan bertumpu pada roda depan.

3. Four-wheel drive

four-wheel-drive

Jenis penggerak empat roda ini sering digunakan pada jenis mobil SUV dan mobil militer. Walaupun bernama sistem penggerak empat roda, kenyataannya mobil SUV dapat secara otomatis maupun manual berpindah menggunakan sistem penggerak roda belakang.

Ketika pengemudi memindahkan sistem penggerak roda belakang menjadi sistem penggerak empat roda, artinya roda belakang dan roda depan dikunci menjadi satu sehingga akan bergerak secara bersamaan. Keempat ban mobil akan berputar dan berhenti secara bersamaan.

Namun, yang perlu diperhatikan ketika mengaktifkan sistem penggerak empat roda adalah pastikan bahwa area jalanan cukup licin sehingga keempat roda akan agak selip, seperti di salju, es, atau lumpur. Jalan aspal ketika hujan tidak cukup licin untuk mobil dengan penggerak empat roda.

Jika Anda mengaktifkan sistem penggerak empat roda di jalanan yang tidak licin, Anda akan merusak ban mobil atau merusak aspal jalanan.

Karena itulah, mobil dengan penggerak empat roda hanya cocok untuk situasi dengan traksi yang rendah, seperti di jalanan bersalju atau medan off-road.

Untuk mobil keluaran terbaru, perpindahan sistem penggerak dari dua roda menjadi empat roda dilakukan secara otomatis. Sistem komputer akan memonitor pergerakan roda, dan apabila keadaan jalanan cukup berat dan licin, maka secara otomatis akan berpindah menjadi sistem penggerak empat roda.

Bahkan, pengemudi pun tidak akan mengetahui bahwa sistem penggerak mobilnya telah berubah.

4. All-wheel drive

all_wheel_drive

Sistem penggerak All-wheel drive ini tak berbeda jauh dengan sistem penggerak four-wheel drive. Perbedaan utama dari sistem penggerak all-wheel drive ini adalah antara roda depan dan roda belakang dapat berputar dengan kecepatan yang berbeda, tidak “terkunci” sepenuhnya seperti pada sistem penggerak four-wheel drive.

Dengan demikian, walaupun digunakan pada jalanan yang tidak licin, ban mobil maupun aspal jalan tidak akan cepat rusak.

Selain itu, keempat roda pada sistem all-wheel drive aktif sepanjang waktu, tidak seperti pada sistem penggerak four-wheel drive yang dapat menggunakan hanya penggerak roda belakang.

Akan tetapi, untuk medan jalan yang sangat berat, mobil dengan penggerak all-wheel drive tetap tidak bisa menandingi mobil dengan four-wheel drive.

Semoga bermanfaat.

Sumber: Detik

Komentar»

1. wongserut - November 6, 2014

Manteeep jadi lebih ngerti, kalo motorku bisa diganti 2×2 gak yaa:mrgreen:

http://wongserut.wordpress.com/2014/11/05/tumbal-jelajah-gunung-bromo/comment-page-1/#comment-682

The Green Blog - November 6, 2014

hmmm bisa 1×1 wkwkwk


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: