jump to navigation

Tips Merawat Mesin Diesel November 6, 2014

Posted by The Green Blog in Car.
Tags: , ,
trackback

Pajero Sport

Mobil dengan mesin diesel saat ini penjualannya semakin meningkat. Kalau dulu kita mengenal mobil dengan mesin diesel adalah mobil dengan suara yang berisik dan mengeluarkan asap hitam, saat ini tidak seperti itu lagi.

Teknologi mesin diesel sudah semakin canggih, dan tak hanya truk atau kendaraan berat saja yang menggunakan mesin diesel, mobil penumpang yang canggih pun banyak yang mulai beralih menggunakan mesin diesel.

Saat ini mobil bermesin diesel tak lagi berisik dan mengeluarkan asap hitam berkat teknologi yang semakin maju, juga didukung oleh kualitas solar yang semakin baik.

Walaupun mesin diesel terkenal tangguh dan efisien dalam penggunaan bahan bakar mesin diesel tetap saja harus dirawat dengan baik agar performanya tetap ini adalah lima buah tips untuk merawat mobil bermesin diesel.

Filter Bahan Bakar

Filter Bahan Bakar

Ini adalah bagian yang sangat penting bagi mobil bermesin diesel. Fungsi filter bahan bakar adalah untuk menyaring kotoran yang ada pada bahan bakar, terutama jika Anda menggunakan solar berkualitas rendah.

Karena itu, disarankan Anda untuk menggunakan solar berkualitas baik.

Anda harus secara rutin membersihkan filter bahan bakar ini atau mengganti filter minimal tiap mobil menempuh jarak 10.000 kilometer. Jika sering diganti, umur injector juga akan panjang.

Pemanasan Mesin

mesin diesel

Pemanasan mesin juga salah satu hal penting bagi mesin diesel. Ingat pepatah bahwa mesin diesel lama panasnya dan baru berfungsi maksimal ketika sudah panas?

Karena itulah, minimal panaskan mesin mobil sekitar lima menit, baru digunakan.

Pemanasan juga berfungsi agar oli bersirkulasi ke komponen mesin dan turbocharger berfungsi dengan baik.

Tidak Langsung Mematikan Mesin

Selain tidak boleh langsung menjalankan mesin diesel, Anda juga tidak boleh langsung mematikan mesin ketika usai berkendara.

Berikan waktu sekitar lima menit bagi mesin mobil untuk proses pendinginan, baru Anda matikan. Suhu kerja turbocharger sangatlah tinggi karena digerakkan oleh gas buang hasil pembakaran mesin.

Agar tidak terjadi panas berlebih, dibutuhkan pendinginan yang baik. Proses pendinginan turbocharger menggunakan oli mesin.

Jika mesin mati, aliran oli pun jadi terhenti sehingga proses pendinginan pun terhenti.

Jangan Sampai Tangki Bensin Kosong

tangki bensin

Tangki bahan bakar mobil diesel juga tidak boleh sampai kosong, minimal bahan bakar yang tersisa adalah sepertiga kapasitas tangki.

Tujuannya adalah agar tidak terjadi pengembunan di dalam tangki bahan bakar. Jika terjadi pengembunan, filter solar mobil Anda dapat rusak. Selain itu, pengembunan yang terjadi juga menimbulkan uap air yang dapat bercampur dengan bahan bakar.

Banyaknya kandungan air di solar berdampak pada menurunnya kualitas bahan bakar sehingga performa mesin akan menurun.

Semoga bermanfaat.

Sumber: Detik

Komentar»

1. wongserut - November 6, 2014

Makasih infonya om, semakim awet deh L300 jadul d rumah wkwkwk

The Green Blog - November 6, 2014

siap om…

2. Tips Merawat Aki Mobil | The Green Blog - November 12, 2014

[…] Memanaskan mobil juga merupakan salah satu tips untuk merawat mobil diesel agar mesinnya awet (klik disini). […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: