jump to navigation

Tips Merawat Aki Basah Januari 13, 2015

Posted by The Green Blog in Car, Motorcycle.
Tags: ,
trackback

Tak seperti aki kering yang bebas perawatan, aki basah membutuhkan perawatan rutin agar performa tetap prima dan awet. Namun, merawat aki basah bukan sekadar mengisi cairan elektrolit yang berkurang seiring dengan pemakaian.

Aki Basah

Menurut Kusnadi, service advisor Utama Aki, Bintaro, selain pada aki perawatan sumber arus listrik bagi mobil itu, juga melibatkan mobil.

“Sebab, pengisian arus aki berasal dari alternator mobil. Karena itu, agar arus listrik tetap terjaga dan aki awet, perawatan juga melibatnya mobil,” tuturnya.

Jika arus listrik tak terjaga, maka aki akan tekor. Akibatnya, mobil mogok saat digeber di jalan, meski umur aki masih belum sampai pada batas maksimal pemakaian.

“Banyak, orang mengeluh aki mobilnya masih belum lama dipakai tapi sudah tekor. Padahal, pengisian air rutin dilakukan,” paparnya.

Lantas apa saja yang harus dilakukan?

1. Lakukan pemeriksaan rutin

Periksa apakah ada keretakan pada bagian bodi aki, karat di bagian terminal, serta pastikan tidak ada kabel yang mengelupas. Segera bersihkan karat, tutup bagian kabel yang mengelupas. Karat pada terminal menyebabkan beban tahanan lebih besar. Walhasil, tegangan aki akan berkurang. Sebaiknya melindungi terminal aki dengan penutup dari karet.

2. Pastikan air aki sesuai dengan ukuran

Cairan elektrolit aki merupakan bagian penting dari aki. Cairan itulah yang menghantarkan arus listrik. Berkurangnya cairan disebabkan oleh penguapan karena hawa panas mesin. Air juga bisa berkurang karena ada kerusakkan.

3. Panasi mesin mobil secara teratur

Sebaiknya memanasi mesin mobil secara rutin, setidaknya 10 menit. Hal itu dimaksudkan agar arus listrik di aki terus terisi oleh alternator, sehingga kondisinya tetap stabil. Walhasil aki akan awet dan performanya tetap bagus.

4. Matikan semua peranti elektronik sebelum mematikan mobil

Sebaiknya mematikan semua perangkat di mobil yang menggunakan arus listrik. Hal itu dimaksudkan agar saat kembali menghidupkan mobil, arus listrik dari aki terfokus pada starter mesin saja. Walhasil aki akan lebih awet dan performanya terjaga.

Semoga bermanfaat.

Sumber: Detik

Komentar»

1. orong-orong - Januari 13, 2015
The Green Blog - Januari 13, 2015

senangnya berbagi gan…

Ferboes - Januari 13, 2015

Iya… Suwun mas

Konsumsi BBM Suzuki Address FI Menggunakan Premium – http://wp.me/p4OJM5-gc

The Green Blog - Januari 13, 2015

sami-sami mas ferboes…

2. toko buku online - Februari 11, 2015

kalau air aki melebihi batas garis maksimal, efek nya apa yaa mas ??

terkadang ane suka berlebihan ketika tambah air aki nya

The Green Blog - Februari 13, 2015

cairan akan keluar dan bisa mengakibatkan kerak dan karat… sebaiknya pas-pas saja…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: