jump to navigation

Press Release: AHM Ajak Generasi Muda Lestarikan Tanaman Obat Keluarga Indonesia Februari 24, 2015

Posted by The Green Blog in Motorcycle.
Tags: ,
trackback
(ke 3 kanan) Manager CSR AHM Yudi Yozardi secara simbolis menyerahkan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) kepada Kepala Sekolah SMAN 13 Jakarta Utara Noviolaleni pada rangkaian acara Gebyar Sekolah Satu Hati di SMAN 13 Jakarta Utara (24/2)

(ke 3 kanan) Manager CSR AHM Yudi Yozardi secara simbolis menyerahkan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) kepada Kepala Sekolah SMAN 13 Jakarta Utara Noviolaleni pada rangkaian acara Gebyar Sekolah Satu Hati di SMAN 13 Jakarta Utara (24/2)

PT Astra Honda Motor (AHM) mengajak generasi muda untuk semakin peduli lingkungan dengan memberikan 850 Tanaman Obat Keluarga (TOGA) kepada 12 sekolah yang tergabung dalam program Sekolah Satu Hati. Bantuan ini merupakan rangkaian dari upaya AHM dalam melestarikan keberagaman tanaman khas Indonesia bersama generasi muda.

Bantuan 850 TOGA diserahkan kepada 12 sekolah setingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di wilayah Jakarta Utara pada rangkaian acara Gebyar Sekolah Satu Hati di SMA Negeri 13 Jakarta Utara (24/2). Dalam kegiatan belajar mengajar, TOGA yang memiliki khasiat pengobatan ini juga akan digunakan sebagai alat peraga dalam mata pelajaran biologi.

Hampir 30 jenis TOGA khas Indonesia akan dirawat dan dikembangkan oleh para siswa dalam program ini, diantaranya adalah kumis kucing, sambung nyawa, lidah buaya, miyana, sereh, daun dewa, jinten, tapak dara, jahe, kunyit, kapulaga, lengkuas, temulawak, kencur, kejibeling, mangkokan, bunga teleng, gandarusa, lempuyang, karcik, dan suji. Tanaman-tanaman tersebut mudah tumbuh dan perawatannya tidak rumit sehingga memudahkan pula bagi para siswa untuk turut mengembangbiakkan.

Sekolah Satu Hati binaan AHM yang turut berperan serta dalam kegiatan ini antara lain SMAN 13, SMAN 18, SMAN 40, SMAN 41, SMAN 52, SMAN 72, SMAN 75, SMAN 80, SMAN 110, SMAN 115, SMK Hang Tuah I, dan SMP Hang Tuah 3. Sekolah yang  menerima bantuan TOGA tersebut diharapkan dapat mengoptimalkan upaya menyiapkan generasi muda yang peduli lingkungan dan budaya.

Deputy Head of Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan bahwa sejak lama TOGA telah dikembangkan dan dimanfaatkan sebagai media pengobatan di Indonesia. Kearifan lokal khas Indonesia ini perlu dijaga dan dilestarikan di masa kini oleh generasi muda.

“Generasi muda saat ini perlu mengenal dan memahami keunikan botani Indonesia yang dimiliki tanaman obat keluarga. Bantuan TOGA ini akan bermanfaat sebagai sarana belajar dengan pendekatan tematik. Para generasi muda akan semakin mengenal ragam bentuk serta manfaat TOGA dengan terjun langsung di taman sekolah untuk menanam, merawat, mengembangbiakkan, dan meneliti TOGA,” ujarnya.

Untuk mengoptimalkan program penanaman TOGA ini, setiap taman sekolah yang ditanami TOGA, dilengkapi papan informasi jenis-jenis dan manfaat TOGA. Untuk memastikan perawatan TOGA yang terbaik, setiap Sekolah Satu Hati yang terpilih membentuk Kelompok Kerja (POKJA) yang beranggotakan para siswa. Mereka nanti yang turut bertanggungjawab menjaga kelestarian TOGA di taman sekolah sekaligus berperan dalam mensosialisasikan TOGA baik di dalam maupun luar sekolah.

Peduli Lingkungan Sekolah

(dari kanan) Manager CSR AHM Yudi Yozardi bersama dengan Kepala Sekolah SMAN 13 Jakarta Utara Noviolaleni memantau siswa yang melakukan penataan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) pada rangkaian acara Gebyar Sekolah Satu Hati di SMAN 13 Jakarta Utara (24/2)

(dari kanan) Manager CSR AHM Yudi Yozardi bersama dengan Kepala Sekolah SMAN 13 Jakarta Utara Noviolaleni memantau siswa yang melakukan penataan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) pada rangkaian acara Gebyar Sekolah Satu Hati di SMAN 13 Jakarta Utara (24/2)

Pemberian donasi 850 TOGA ini melengkapi aksi kepedulian AHM dalam mewujudkan sekolah yang asri dan ramah lingkungan di bawah naungan program Sekolah Satu Hati. Melalui program Sekolah Satu Hati yang diluncurkan pada bulan Mei 2014, AHM juga telah memberikan bantuan berupa mesin pencacah plastik, mesin fogging, alat bor biopori, tong kompos cair, dan bak kompos padat untuk beberapa sekolah.

AHM memulai pengimplementasian program Sekolah Satu Hati di 15 sekolah setingkat SD, SMP, dan SMA di wilayah Jakarta Utara (SDN Sunter Agung 13, SMP Hang Tuah 1, SMP Hang Tuah 3, SMP Giki 2, SMAN 18, SMAN 40, SMAN 72, SMAN 75, SMAN 80, SMAN 110, SMA Giki 2, dan SMK Kencana ), kota Bekasi (SMK Mitra Industri Cikarang), kabupaten Kuatan Singingi, Riau (SMP 4 Singingi), dan kabupaten Bengkalis, Riau (SMP 4 Mandau). Tahun 2015 ini AHM berencana menambah jumlah Sekolah Satu Hati di antaranya beberapa sekolah di Ciptagelar, Cikampek, dan Kalihurip Jawa Barat.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: