jump to navigation

Trik Mencampur Bensin yang Aman Juni 29, 2014

Posted by The Green Blog in Car, Motorcycle.
Tags: , ,
trackback

29c92df5f67d2ca2da48cda1f0823063

Selama ini untuk meningkatkan oktan bensin atau untuk berhemat, banyak pengguna kendaraan yang mencampurkan premium dengan pertamax. Bagaimana cara mencampur kedua jenis bensin yang berbeda ini? Apakah langsung atau tidak?

Technical Training Department PT Astra Honda Motor Winaryanto, di event Ngepot (Ngobrol Seputar Otomotif) di kantor detikcom, Kamis (26/6/2014) menuturķan saat kedua bensin itu dicampur, ada unsur di premium yang justru akan menghambat efek aditif di Pertamax.

Karena itu untuk mencampur BBM usahakan mengisi penuh tangki dulu dengan premium sebanyak 2 kali tangki penuh, kemudian sekali tangki penuh dengan mengisinya memakai pertamax.

“Sarannya justru kalau mau habis itu baru diisi Pertamax yang baru, jadi 2 kali full tank pakai premium, lanjut 1 full tank pakai pertamax. Sekali mengisi penuh pakai pertamax itu untuk membersihkan ruang bakar,” jelasnya.

Menurut Winaryanto hal yang serupa bisa dilakukan pada mobil.

Dia menambahkan dulu mencampur bensin premium dan pertamax ini mengakibatkan motor bermasalah karena adanya penumpukan karbon di busi. Bukan hanya di motor Honda tetapi juga motor lainnya.

“Di premium itu ada Zn (seng), tetapi kadarnya berbeda-beda tergantung SPBU-nya, nah itu bisa mengakibatkan terjadinya penumpukan karbon di busi karena dia bisa saja antikarbon (aditif) yang ada di pertamax itu disikat. Sedangkan busi itu bisa membersihkan diri kalau dia jalan di atas 5.000 rpm, jadi kalau lambat di bawah kecepatan 60 km per jam, pasti terjadi penumpukan karbon. Hal ini biasanya terjadi pada motor yang dipakai oleh ibu-ibu yang rata-rata hanya mengendarai motor di sekitar komplek rumah,” ujarnya.

Namun dia menekankan hal ini terjadi beberapa waktu lalu, saat ini sudah jarang kejadian seperti ini. “Kita dapat informasi dari Pertamina, kalau ingin hemat BBM, maka kalau mau campur bensin, komposisinya 2 kali ngisi premium full, 1 full pertamax,” tutupnya.

Sumber: Detik

Top Posts:

Komentar»

1. potretbikers - Juni 29, 2014
Irfan Desyadi Azis - Juni 29, 2014

iya. asal tepat cara melakukannya…🙂

2. Rideralam - Juni 29, 2014

Berarti gak campur beneran ya, gantian maksudnya

Irfan Desyadi Azis - Juni 29, 2014

Iya mas… dulu saya pikir di campur… ternyata bergantian ya…

3. orong-orong - Juni 30, 2014
Irfan Desyadi Azis - Juni 30, 2014

Ente di campur ya ron 88 + ron 92… dengan harapan oktan jadi ron 90 ya…

orong-orong - Juni 30, 2014

tul

4. anas - Juli 4, 2014

Kapan sebaiknya ngisi full-nya? Apa harus nunggu bensib habis dulu atau level berapa % bahan bakar?

Irfan Desyadi Azis - Juli 4, 2014

Pak Anas, pada saat penggantian ke BBM jenis lain diusahakan seminim mungkin. jadi anda bias melihat indikatornya di dashboard anda. semoga menjelaskan.

5. mono - Juli 4, 2014

Klo pengen bersih ruang bakarnya pake carbon cleaner, klo itu mah teknik menghemat bbm subsidi buat pemerintah.

Irfan Desyadi Azis - Juli 4, 2014

pas dong dengan kalimat pertama di artikel tersebut. ….. Selama ini untuk meningkatkan oktan bensin atau untuk berhemat, banyak pengguna kendaraan yang mencampurkan premium dengan pertamax…..

s - September 12, 2014

Setuju…

The Green Blog - September 12, 2014

Didalam Pertamax ada bahan adiktif pembersih

6. Sunardi - Juli 4, 2014

Kenapa harus diisi full 2 x dulu premium? bagiaimana penjelasannya? Apa tidak lebih hemat habiskan premium baru isi full pertamax?

Irfan Desyadi Azis - Juli 4, 2014

premiumnya di habiskan dulu baru di isi full pertamax. kenapa di isi full 2 kali premium ya alasannya lebih hemat. kalau mau selang seling 1 kali itu lebih baik lagi untuk mesin.

7. RPMspeed - Juli 4, 2014

Wah sekarang nggak prnah nyampur .tpi mau pertamax full kok ya harganya naik terus😦

Irfan Desyadi Azis - Juli 4, 2014

karena di pengaruhi harga minyak dunia yg tinggi mas bro… dan juga kurs mata uang asing ikut gonjang ganjing lagi😦

kuda4tak - Juli 10, 2014

ditambah kebijakan spbunya sendiri mau nurunin sampe harga minimal apa enggak, di daerah ane ada yang turun di harga 10.000 tapi ada juga yang turun di harga 11.350

Irfan Desyadi Azis - Juli 10, 2014

bisa beda ya bro…

8. Aziz - Juli 4, 2014

Telah ditemukan cairan Penghemat bensin/solar alami organik ramah lingkungan terbuat dari minyak Atsiri yg mampu membersihkan mesin kendaraan, membuat mesin awet, tarikan enteng, suara lembut, bertenaga.

Hanya dgn 1cc utk 1-3 liter bensin/solar atau 1 liter cukup 3 tetes saja maka mesin langsung merespon dgn kinerja lbh baik. Buktikan!

Penggunaan penghemat BBM (Oktaniol) ini menjadi bensin pd kendaraan anda menjadi setara Pertamax.

Ilustrasi perhitungan :
Pertamax : 60 liter X 10.500 = Rp 630.000,-
Premium : 60 liter X 6.500 + 30.000 = Rp 420.000,-
Hemat Rp 210.000,- atau 33%.

Segera pesan mumpung msh promo hanya Rp 30.000 per botol. Bisa kirim2 atau COD sekitar Bandung.
Hubungi 085723532353.

Irfan Desyadi Azis - Juli 4, 2014

cocok

9. Jack Sitohang - Juli 4, 2014

ilmu baru nie.. tanks infox pak min (admin)🙂😉

Irfan Desyadi Azis - Juli 4, 2014

sama-sama mas bro… senangnya berbagi…

10. warungasep - Juli 4, 2014

Oh gitu cara yg benar ternyata, siip ntar dicoba aha,hehe
http://warungasep.wordpress.com/2014/07/03/nih-suara-knalpot-mesin-honda-v-twin-250cc/

Irfan Desyadi Azis - Juli 4, 2014

mantap om…. selamat mencoba…

11. adji - Juli 4, 2014

jadi tiap isi bensin harus full tang dulu donk, kalo isi nya ngecer patokan nya gimana gan?udah tau 2x full teng, tolong donk saran nya???

Irfan Desyadi Azis - Juli 4, 2014

Sama aja bro… ngecer 2x isi premium… ngecer yg 1x isi pertamax…

12. yus herdiawan - Juli 4, 2014

O…..O……gitu nyak ? selama ini saya isi premium full tank, kalau tinggal setengah saya isi pertamax, berikutnya kalau tinggal setengah saya isi premium full lagi, kalau sisa setengah kembali saya isi premium full, trus sisa setangah kemudian diisi pertamax ampe full lagi. intinya 2 : 1. alhamdulillah mpe sekarang mesin ga pernah rewel, bahkan busi sempat ga dibuka selama +/- 1 1/2 tahun…….. tapi sekarang ikut yg benah ah………thx infonya gan

Irfan Desyadi Azis - Juli 4, 2014

sama-sama gan yus herdiawan… senangnya berbagi…

13. adenk kusferiawan - Juli 5, 2014

Thanks gan infonya

Irfan Desyadi Azis - Juli 5, 2014

senangnya berbagi juragan….

14. aditya hastungkoro - Juli 8, 2014

Reblogged this on Aditya Hastungkoro Personal Blog and commented:
Ternyata selama ini saya salah kaprah..

The Green Blog - Agustus 8, 2014

saya juga selama ini salah ya…

15. Goa Pindul - Juli 9, 2014

Jadi gitu ya caranya, kalau bisa sich di isi pertamax terus biar ruang bakar jadi bersih terus😀

Irfan Desyadi Azis - Juli 9, 2014

itu lebih bagus lagi…. mantap

16. Arul Busyro - Juli 18, 2014

menurut om IRFAN DESYADI AZIS tentang ini bagaimana.. mohon jawabannya.. ini link photonya: https://scontent-a-sin.xx.fbcdn.net/hphotos-xap1/t31.0-8/p843x403/1490708_10202043398521014_1421392748_o.jpg

Irfan Desyadi Azis - Juli 18, 2014

Dulu saya melakukan hal tersebut. Tapi sekarang setelah tau sudah gak lagi.

17. Angetula Zega - Agustus 26, 2014

Wahhh pelajaran yg berharga dalam “campur-mencampur” bensin. Terima kasih.
Btw, brarti lebh baik utk membawa di atas 60km/jam y pak? wah,,, cew saya bisa misah-misuh n nglabrak nih,,,😀

The Green Blog - Agustus 27, 2014

hehehe tentunya harus lihat kondisi jalan juga ya mas bro…

18. Alasan Pemerintah Menaikkan Harga Jual BBM Subsidi di Tahun 2014 | Sing Indo - November 18, 2014

[…] Trik Mencampur Bensin yang Aman (klik disini). […]

19. Perbedaan BBM Jenis Premium, Pertamax dan Pertamax Plus | The Green Blog - November 20, 2014

[…] Trik Mencampur Bensin yang Aman (klik disini). […]

20. Mengenal Pertalite, Bahan Bakar Pengganti Premium | Sing Indo - Juni 26, 2015

[…] Baca juga: Trik Mencampur Bensin yang Aman […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: